PATI - Sebuah kebanggaan besar menyelimuti Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pati. Muhammad Faiq Izza Mahendra, seorang siswa dari SMA Negeri 1 Pati, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional 2025. Ia tampil memukau di kategori Jurus Tunggal Putra, membuktikan kualitas pesilat PSHT di kancah nasional.
Perjalanan Faiq menuju podium nasional bukanlah hal yang mudah. Remaja berbakat ini merupakan putra dari Kangmas Moh. Sodikin dan Mey Yuliana. Latar belakang sang ayah, Kangmas Moh. Sodikin, yang juga merupakan warga PSHT Wiro Anom sejak tahun 2018, seolah menjadi pondasi kuat bagi tekad Faiq untuk mendalami dunia pencak silat.
Untuk mencapai panggung O2SN Nasional, Faiq harus melalui serangkaian seleksi yang sangat ketat. Setelah berhasil menaklukkan tahapan seleksi di tingkat provinsi, ia kemudian mewakili daerahnya untuk bersaing dengan 38 provinsi se-Indonesia. Persaingan di tingkat nasional ini terbilang sengit, bahkan untuk sekadar menembus babak semifinal, Faiq harus berjuang dalam enam kali pertandingan yang menguras tenaga dan mental.
Dalam babak penentuan yang mendebarkan, Faiq akhirnya harus puas berada di posisi ketiga. Kekalahan tipis dengan selisih hanya 1 poin dari pesilat asal Jawa Barat menjadi catatan akhir perjuangannya di O2SN 2025.
Pencapaian Faiq ini mendapat apresiasi luar biasa dari Ketua PSHT Cabang Pati, Kangmas Abdul Kalim. Beliau mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan dan kualitas yang ditunjukkan Faiq.
"Prestasi ini sangat membanggakan. Perjalanan Faiq penuh perjuangan dan ia mampu menunjukkan kualitas pesilat PSHT Cabang Pati di tingkat nasional, " ujar Kangmas Abdul Kalim.
Kangmas Abdul Kalim berharap Faiq tidak cepat berpuas diri dan terus mengembangkan kemampuannya. Ia juga menekankan pentingnya Faiq untuk terus berlatih demi menghadapi berbagai ajang yang akan datang.
"Keberhasilan Faiq diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para siswa PSHT lainnya untuk menjunjung sportivitas, terus berlatih, dan menjaga nilai budi luhur yang menjadi dasar ajaran PSHT, " harapnya.
Selain meraih medali perunggu sebagai Juara 3, Faiq Izza Mahendra juga berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp15.000.000 (Lima belas juta rupiah) atas prestasinya di O2SN tingkat Nasional SMA/SMK tahun 2025 yang diselenggarakan di Jakarta. (Aktivis)

Devira Arum