Truk Kontainer Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Turunan Silayur Semarang

    Truk Kontainer Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Turunan Silayur Semarang
    (Foto Dok): Petugas Satlantas Polrestabes Semarang gerak cepat mengevakuasi kecelakaan lalu lintas beruntun kembali terjadi di jalur rawan turunan Silayur, Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026) pagi.

    SEMARANG - Sebuah insiden mengerikan mengguncang Kota Semarang pada Jumat pagi, (10/4/2026). Jalur maut di turunan Silayur, Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, kembali memakan korban. Kali ini, sebuah truk kontainer diduga mengalami masalah fatal pada sistem pengeremannya, memicu serangkaian tabrakan yang membuat pengguna jalan lain panik.

    Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Truk kontainer bernomor polisi B 9517 FG, yang dikemudikan oleh R.S. (34), melaju dari arah Cangkiran, Boja, menuju Ngaliyan. Namun, saat memasuki turunan panjang Silayur yang terkenal curam, kendali truk seolah lepas.

    Kepala Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, membenarkan dugaan awal terkait rem blong.

    “Saat memasuki turunan Silayur, rem truk diduga tidak berfungsi optimal. Pengemudi sempat berupaya mengendalikan laju kendaraan dengan mengarahkannya ke sisi kanan jalan untuk mengurangi risiko fatal, ” ujar Kompol Agung, Jumat (10/4/2026).

    Sayangnya, upaya heroik sang pengemudi belum mampu mencegah malapetaka. Truk kontainer yang tak terkendali itu terus meluncur, menghantam beberapa kendaraan di depannya sebelum akhirnya terguling dan menutup sebagian badan jalan. Jalanan yang tadinya ramai mendadak berubah kacau.

    Kendaraan yang turut menjadi korban dalam kecelakaan beruntun ini antara lain mobil Toyota Yaris bernopol AA 1949 VZ yang dikemudikan T.W. (26), sepeda motor Honda Vario bernopol B 4624 BPJ yang dikendarai A.D.S. (24), serta sebuah mobil pikap bernopol K 8640 CT milik S. (47) yang malang terparkir di tepi jalan.

    Akibat insiden ini, beberapa orang dilaporkan mengalami luka. Pengemudi Toyota Yaris mengalami cedera pada jari tangannya, sementara pengendara sepeda motor mengalami luka cukup serius pada bagian belikat dan lecet di kaki. Sang sopir truk sendiri dilaporkan mengalami luka ringan di bagian telinga. Seluruh korban segera dilarikan ke RS Permata Medika untuk mendapatkan penanganan medis.

    Meskipun tak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang memilukan ini, kerugian materiil diperkirakan cukup besar dan masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian. Investigasi mendalam pun terus dilakukan.

    “Data yang kami sampaikan masih bersifat sementara dan akan terus kami kembangkan seiring proses penyelidikan di lapangan, ” tegas Kompol Agung.

    Insiden tragis di turunan Silayur ini kembali membuka luka lama. Jalur yang kerap disebut 'jalur tengkorak' ini memang menjadi momok bagi pengendara, terutama kendaraan berat. Selain kemungkinan masalah teknis seperti rem blong, kontur jalan yang menurun drastis menjadi faktor risiko yang tak bisa diabaikan.

    Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian kembali menyerukan kewaspadaan tinggi. Mereka mengimbau seluruh pengemudi, khususnya yang mengendarai kendaraan berat, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan prima sebelum melintasi jalur rawan ini. Keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. (PERS)

    kecelakaansemarang turunansilayur remblong karambol lalulintas breakingnews infosemarang safetydriving
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Trafik Bandara Ahmad Yani Semarang Melonjak...

    Berita terkait