TNI dan Warga Kebumen Berjibaku di Malam Hari Bangun Jembatan Gantung

    TNI dan Warga Kebumen Berjibaku di Malam Hari Bangun Jembatan Gantung
    Prajurit TNI bersama warga Desa Arjosari dan Desa Sidomukti, Kecamatan Adimulyo, semangat gotong royong yang membara demi membangun jembatan gantung vital yang menghubungkan kedua desa tak kenal lelah berjuang di bawah cahaya temaram lampu senter dan petromaks. Minggu, (15/2/2026).

    KEBUMEN - Di tengah keheningan malam, di Kabupaten Kebumen, sebuah pemandangan luar biasa tersaji. Prajurit TNI bersama warga Desa Arjosari dan Desa Sidomukti, Kecamatan Adimulyo, tak kenal lelah berjuang di bawah cahaya temaram lampu senter dan petromaks. Minggu, (15/2/2026), menjadi saksi bisu semangat gotong royong yang membara demi membangun jembatan gantung vital yang menghubungkan kedua desa.

    Yang mendorong kerja lembur ini adalah kebutuhan mendesak akan jalur penghubung yang memfasilitasi aktivitas ekonomi dan akses pendidikan. Kondisi cuaca yang tak menentu di siang hari membuat pengerjaan pondasi dudukan sling baja di bantaran Sungai Kali Abang harus dilanjutkan hingga larut malam.

    “Kami warga Arjosari dan Sidomukti mengucapkan banyak terima kasih atas semangat Babinsa yang terus memberi motivasi. Kehadiran TNI membuat kami semakin bersemangat bergotong royong membangun jembatan ini, ” ujar seorang warga yang turut ambil bagian dalam kerja bakti tersebut, meneteskan haru atas sinergi yang terjalin.

    Peltu Imam Aji Rusmuno, Babinsa Koramil 17/Adimulyo, menegaskan komitmen TNI dalam tugas ini. “Saya ini tentara. Tugas Babinsa adalah mengabdi kepada negara sekaligus memberi motivasi kepada warga. Membangun desa melalui semangat gotong royong adalah bagian dari tugas teritorial kami, ” tuturnya penuh semangat, menekankan esensi pengabdian tak terbatas.

    Ia menambahkan, antusiasme masyarakat yang rela bekerja hingga larut malam menjadi sumber energi tak ternilai bagi percepatan pembangunan. Jembatan gantung ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan urat nadi yang menghubungkan denyut nadi ekonomi warga serta membuka gerbang pendidikan bagi generasi muda.

    Upaya pembangunan yang berlandaskan kebersamaan ini sejalan dengan visi penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat, sebuah prinsip yang terus digaungkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak, melalui berbagai program pemberdayaan wilayah.

    Di bawah langit malam yang sunyi, di tepi sungai yang tenang, sorot lampu sederhana menjadi simbol kolaborasi tak tergoyahkan antara TNI dan rakyat. Dari kerja keras yang tak kenal lelah inilah, harapan besar akan konektivitas antar desa, geliat ekonomi yang lebih baik, dan masa depan cerah bagi generasi muda Kebumen perlahan mulai terwujud nyata. (Wartamiliter)

    tnimanunggal kodimkebumen gotongroyong jembatangantung adimulyo tniuntukrakyat
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Di Atas Awan Somagede, TMMD Reguler 127...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    TMMD Kebumen: Air Bersih Mengalir ke Somagede, Harapan Warga Terangkat
    TNI dan Warga Kebumen Berjibaku di Malam Hari Bangun Jembatan Gantung
    Bapas Purwokerto Ikuti Apel dan Deklarasi Narkoba, Komitmen Bersih dari Narkoba
    Dandim 0716/Demak Resmi Tutup Perjusami Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Di Wilayah Demak
    Keracunan Massal MBG, Ribuan Siswa Jadi Korban, Apa Akar Masalahnya?

    Ikuti Kami