MADIUN - Menjelang pelaksanaan Parapatan Luhur Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat Madiun Tahun 2026, suasana di kawasan Padepokan SH Terate, Jalan Merak No. 10, Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, terpantau lengang, tertib, dan damai. Kondisi tersebut mencerminkan kesiapan lahir dan batin warga dalam menyambut forum musyawarah tertinggi organisasi.
Kondusivitas situasi turut didukung kesiapsiagaan aparat keamanan. Personel Kepolisian dan Brimob Polda Jawa Timur tampak bersiaga di sejumlah titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Timur Kombes Pol. Suryo Sudarmaji, S.I.K., M.H. menegaskan pengamanan dilakukan secara maksimal melalui pengerahan kekuatan gabungan TNI–Polri.
“Sebanyak kurang lebih 1.600 personel gabungan, khususnya dari unsur Brimob, kami terjunkan untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama Parapatan Luhur 2026 berlangsung, ” ujarnya, Jum'at (6/2/2026).
Menurutnya, langkah pengamanan terpadu tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif. Sinergi antara aparat keamanan, panitia, serta warga SH Terate diharapkan mampu menjaga marwah Parapatan Luhur sebagai forum organisasi yang luhur dan bermartabat.
Dengan situasi yang tertib dan penuh ketenangan, Parapatan Luhur 2026 diharapkan berlangsung khidmat serta menghasilkan keputusan strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperkokoh persatuan, dan meneguhkan jati diri Persaudaraan Setia Hati Terate.
Momentum ini juga diharapkan mampu mempererat persaudaraan sejati, menumbuhkan kedewasaan berorganisasi, serta memperkuat kontribusi nyata SH Terate bagi masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Editor: Agung
Reporter : Kominfo-Pusat/Ang

Updates.