CILACAP - Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han, memastikan pengamanan kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto di wilayah Jawa Tengah berlangsung aman, tertib, dan terkendali, Rabu (29/4/2026).
Bertindak sebagai Panglima Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu (Pangsatgasgabpad) Pengamanan VVIP, Pangdam turun langsung ke lapangan untuk mengawal setiap tahapan agenda Kepala Negara di Kabupaten Cilacap. Kehadirannya sekaligus memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan sesuai standar operasional yang ketat.
“Seluruh personel telah kami siagakan dan ploting secara optimal di titik-titik strategis. Ini untuk menjamin keamanan Presiden sekaligus kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, ” ujar Mayjen TNI Achiruddin dalam keterangannya di sela pengamanan.
Kunjungan Presiden diawali dengan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) 13 proyek hilirisasi nasional tahap II. Salah satu proyek utama dipusatkan di Cilacap, yakni pembangunan fasilitas kilang gasoline milik Pertamina. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam serta mendorong kemandirian ekonomi nasional.
Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, pengamanan dilakukan secara berlapis dengan pendekatan humanis. Pangdam secara intens memantau situasi di lapangan guna mengantisipasi potensi kerawanan, termasuk pengaturan mobilitas rombongan Presiden di sejumlah titik krusial.
Selain agenda ekonomi, Presiden juga menyempatkan diri mengunjungi SMA Negeri 1 Cilacap untuk meninjau fasilitas pendidikan yang telah direnovasi. Dalam kunjungan tersebut, Presiden turut mengecek pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan fasilitas pendidikan secara bertahap agar seluruh siswa di Indonesia mendapatkan sarana belajar yang layak, ” kata Prabowo.
Kodam IV/Diponegoro bersama unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah dinilai berhasil menciptakan situasi kondusif sepanjang kunjungan. Sinergitas lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keamanan selama agenda kenegaraan berlangsung.
Rangkaian kegiatan Presiden di Jawa Tengah ditutup dengan keberangkatan menuju Jakarta melalui Bandara Tunggul Wulung menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara. Pangdam pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme seluruh prajurit serta unsur terkait. Tugas pengamanan berjalan sukses tanpa hambatan berarti, ” tegasnya.
(Agung)
