SEMARANG - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, intens memperkuat komunikasi dengan tokoh agama jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional ke-31. Melalui agenda silaturahmi ke sejumlah ulama, Rabu (1/4/2026), Pemkot Semarang memohon dukungan moral dan spiritual demi kesuksesan perhelatan nasional tersebut.
Rangkaian kunjungan diawali ke Pondok Pesantren Assodiqiyah yang diasuh K.H. Sodiq Hamzah. Selanjutnya, rombongan bertolak ke Pondok Pesantren Addainuriyah 2 Sendangguwo di bawah asuhan K.H. Dzikron Abdullah, serta bersilaturahmi ke kediaman Ali Mufiz.
Agustina menegaskan, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis membangun komunikasi berkelanjutan antara pemerintah dan ulama.
“Kami ingin silaturahmi ini tidak berhenti di sini. Ke depan, perangkat daerah juga akan lebih aktif *sowan*, sehingga hubungan antara pemerintah dan ulama semakin erat, ” ujar Agustina.
Ia menilai, peran ulama sangat penting dalam memberikan pandangan dan arahan agar penyelenggaraan MTQ tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai keagamaan.
“Sebagai pemerintah, kami terus mempersiapkan dari sisi teknis. Namun kami juga nyuwun arahan, doa, dan nasihat dari para kiai agar pelaksanaan MTQ berjalan dengan baik dan penuh keberkahan, ” tambahnya.
Pemkot Semarang memproyeksikan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional ke-31 akan diikuti sekitar 11.000 peserta dan pendamping dari seluruh Indonesia. Kehadiran ribuan tamu ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Sektor perhotelan, kuliner, hingga transportasi diperkirakan akan merasakan dampak positif dari perhelatan tersebut. Meski demikian, Agustina menekankan bahwa kesiapan kota tidak hanya diukur dari infrastruktur.
“Kami ingin para tamu merasa nyaman dan mendapatkan pengalaman terbaik selama di Semarang. Harapannya, mereka bisa kembali lagi di kesempatan lain, ” jelasnya.
Untuk itu, sinergi dengan berbagai pihak terus diperkuat, termasuk organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan pengelola Masjid Agung Jawa Tengah.
Dalam suasana Idul Fitri, Agustina juga menyampaikan pesan kebersamaan kepada masyarakat dan para ulama.
“Atas nama Pemerintah Kota Semarang, kami mengucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, ” tuturnya.
Melalui silaturahmi ini, Pemkot Semarang menegaskan komitmennya membangun kolaborasi erat dengan tokoh agama. Dukungan ulama diharapkan menjadi kekuatan moral untuk memastikan Semarang sukses menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2026 yang berkualitas dan berdampak luas. (PERS)

Updates.