KEBUMEN - Di Balai Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, pada Rabu (18/2/2026), setetes darah merah menjadi saksi bisu gelaran aksi kemanusiaan yang mengharukan. Kegiatan nonfisik Satgas TMMD Reguler ke-127, yang digagas Kodim 0709/Kebumen bersama PMI Kabupaten Kebumen, bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah gelombang kepedulian yang menyentuh hati.
Di tengah hiruk pikuk program pembangunan desa, para prajurit TNI dan warga Somagede tak ragu mengulurkan tangan. Jarum suntik yang menyentuh lengan mereka bukan sekadar prosedur medis, melainkan jembatan harapan bagi nyawa-nyawa yang tengah berjuang. Ada kehangatan yang terpancar, senyum tulus dari para pendonor berpadu dengan sapaan ramah petugas PMI, menciptakan mozaik kebersamaan yang begitu dalam.

Kegiatan ini membuktikan bahwa TMMD lebih dari sekadar membangun fisik; ia adalah tentang merajut kembali benang-benang kemanusiaan dan mempererat ikatan sosial. Pasiter Kodim 0709/Kebumen, Kapten Inf Nowo, menegaskan esensi kegiatan ini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir bukan hanya membangun desa secara fisik, tetapi juga memberi harapan hidup bagi masyarakat yang membutuhkan darah, ” katanya.
PMI Kabupaten Kebumen, Agustina Dwi Ratnawati S.Kep., Ns, tak ketinggalan menyuarakan apresiasinya. Kolaborasi apik antara Satgas TMMD dan warga Somagede dinilai sangat krusial dalam menjaga ketersediaan pasokan darah, terutama di saat-saat kebutuhan transfusi meningkat tajam.
Samsi, Kepala Desa Somagede, mengungkapkan rasa bangganya. “Kegiatan donor darah ini membawa dampak positif sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan empati sosial di lingkungan masyarakat, ” ujarnya, penuh rasa syukur.
Setiap tetes darah yang mengalir hari itu adalah pesan kuat: pengabdian prajurit TNI tidak mengenal batas, bahkan hingga ke ranah kemanusiaan. Dari tanah Somagede, semangat TMMD kembali menggaungkan satu keyakinan: bersama rakyat, TNI hadir untuk kehidupan. (Wartamiliter.com)
