KEBUMEN - Menyentuh langsung denyut perekonomian masyarakat desa, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXIX Dim 0709/Kebumen tak hanya menjadi pendamping, namun juga motor penggerak semangat pelaku usaha. Kunjungan mereka pada Selasa (24/2/2026) ke Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, menjadi bukti nyata komitmen tersebut dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026.
Di tengah aroma khas kerajinan bambu yang memenuhi udara, rombongan Persit larut dalam kekaguman menyaksikan langsung berbagai produk unik yang lahir dari tangan-tangan terampil pengrajin lokal. Mulai dari anyaman tradisional yang memikat mata, perabot rumah tangga fungsional, hingga cinderamata khas daerah yang sarat makna, semuanya diproduksi dengan cinta dan dedikasi. Kehangatan interaksi terjalin erat, menciptakan jembatan emosional antara para ibu Persit dan para pengrajin yang menggantungkan harapan hidup pada sektor ekonomi kreatif ini.

Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majelistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., menegaskan pentingnya pengembangan UMKM sebagai tulang punggung keberhasilan program TMMD. Ia melihat potensi besar dalam kerajinan bambu yang tidak hanya mudah didapat bahannya, tetapi juga menjanjikan nilai jual yang menggiurkan.
“Kerajinan bambu memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan karena bahan bakunya mudah diperoleh dan memiliki nilai jual yang menjanjikan. Melalui kegiatan TMMD ini, kami berharap kehadiran Persit dapat memberikan motivasi kepada pelaku UMKM agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya, ” ujar Komandan Kodim.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Kodim menekankan bahwa esensi TMMD adalah menyentuh aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Sinergi antara TNI dan Persit diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi warga di wilayah sasaran program.
Sulastri (42), seorang pengrajin bambu setempat, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan. Ia merasa semangatnya terlecut untuk terus berkarya dan berharap dukungan ini membuka pintu rezeki yang lebih luas.
“Kami merasa diperhatikan dan semakin semangat untuk mengembangkan usaha. Semoga ke depan produk kami bisa dikenal lebih luas, ” tuturnya penuh harap.
Kunjungan Persit KCK Cabang XXIX Dim 0709/Kebumen ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah penegasan bahwa TMMD Reguler ke-127 hadir untuk memperkuat pondasi ekonomi kreatif desa. Dengan kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan, potensi kerajinan bambu di Sempor diharapkan akan menjelma menjadi penggerak ekonomi lokal yang tangguh dan berdaya saing.

Updates.