KEBUMEN - Tahapan awal rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen dimulai dari Desa Somagede, Kecamatan Sempor. Prajurit TNI bersama warga setempat bergotong royong membersihkan dan membereskan rumah milik Sarikin, yang menjadi salah satu penerima bantuan RTLH. Selasa (24/2/2026).
Sejak pagi, anggota Satgas TMMD terlihat mengangkat perabotan, membongkar bagian rumah yang sudah lapuk, serta membersihkan area dalam dan sekitar bangunan. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses rehabilitasi agar rumah segera direnovasi menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan sehat.

Komandan Kodim 0709/Kebumen selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Eko Majelistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program TMMD bukan hanya membangun fisik semata, tetapi juga membangun harapan. Melalui rehabilitasi RTLH ini, kami ingin memastikan warga memiliki tempat tinggal yang layak dan lebih nyaman untuk ditinggali, ” ujarnya kepada media indonesiasatu.co.id, Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan, semangat gotong royong antara prajurit dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap pelaksanaan TMMD. Sinergi tersebut dinilai mampu mempercepat pembangunan sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.
Sarikin, penerima bantuan, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. Rumahnya yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak kini bersiap memasuki tahap perbaikan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dan warga. Ini seperti mimpi bagi saya. Semoga rumah ini nanti bisa lebih aman dan nyaman untuk keluarga, ” tuturnya.
Program TMMD Reguler ke-127 di wilayah Kebumen terus menegaskan bahwa kehadiran TNI bukan hanya menjaga stabilitas dan keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial masyarakat.
Pembersihan rumah Sarikin menjadi langkah awal menuju perubahan nyata bahwa dari gotong royong sederhana, lahir harapan besar akan hunian yang lebih bermartabat dan kehidupan yang lebih baik.
